-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan-ADS

Iklan

Iklan-ADS

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Tag Terpopuler

HUT Ke-50 Transmigrasi Unit III Tinombala Kabupaten Parigi Moutong Di Hadiri Gubernur Sulteng

Sabtu, 06 Juni 2026 | Juni 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-06T07:21:20Z

Parigi Moutong -  jejaksulteng.com   - Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ny. Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, menghadiri perayaan Dirgahayu ke-50 Transmigrasi Unit III Giri Mulyo Tinombala Raya yang berlangsung di Desa Tinombala, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (6/6/2026).


Kedatangan Gubernur beserta rombongan disambut meriah oleh masyarakat dengan penampilan seni budaya berupa Tarian Reog Ponorogo. Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian peringatan yang ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pembangunan kawasan transmigrasi tersebut.


Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang tinggi kepada para transmigran yang telah membuka dan membangun kawasan Tinombala Raya sejak puluhan tahun lalu.


Ia mengenang perjuangan para transmigran yang datang dengan berbagai keterbatasan pada awal pembangunan kawasan tersebut. Menurutnya, kemajuan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah para pelopor transmigrasi.


“Perjuangan yang sangat keras pasti berhasil. Apa yang kita lihat hari ini di Tinombala Raya adalah bukti nyata hasil kerja keras para transmigran yang telah membangun daerah ini selama puluhan tahun,” ujar Gubernur.


Gubernur mengaku terharu melihat para pelaku transmigrasi yang kini tetap sehat, penuh semangat, serta dapat menikmati hasil pembangunan bersama anak dan cucu mereka. Ia menilai keberhasilan Tinombala Raya yang kini berkembang menjadi kawasan produktif dengan berbagai komoditas unggulan merupakan bukti keberhasilan program transmigrasi.


Kehadiran Gubernur pada momentum HUT Emas Tinombala Raya juga menjadi wujud komitmennya untuk terus dekat dengan masyarakat. Bahkan, meskipun kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih, ia tetap hadir sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang selama ini turut berjuang membangun Sulawesi Tengah.


Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Program “9 Berani” yang tetap berjalan meskipun pemerintah sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran nasional.


Melalui Program Berani Cerdas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan tidak ada lagi pungutan di SMA, SMK, dan SLB Negeri. Pemerintah juga menanggung biaya Praktik Kerja Industri (Prakerin) dan uji kompetensi bagi siswa SMK. 


Selain itu Di bidang kesehatan, Program Berani Sehat memungkinkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP. Hingga awal Juni 2026, lebih dari 181 ribu warga Sulawesi Tengah telah memanfaatkan program tersebut, termasuk masyarakat yang BPJS-nya tidak aktif atau menunggak.


Pada sektor infrastruktur, melalui Program Berani Lancar, Pemerintah Provinsi berkomitmen membantu pembangunan dan peningkatan jalan desa maupun jalan kabupaten guna memperkuat konektivitas antarwilayah.


Sementara itu, melalui Program Berani Menyala dan Berani Berdering, pemerintah menargetkan seluruh desa dan dusun di Sulawesi Tengah telah menikmati akses listrik dan internet pada tahun 2029.


“Target kami pada tahun 2029 tidak ada lagi desa, dusun, maupun masyarakat Sulawesi Tengah yang belum menikmati listrik dan akses internet,” tegasnya.


Di bidang pertanian, Gubernur menjelaskan bahwa Program Berani Panen Raya difokuskan pada peningkatan produktivitas melalui bantuan alat dan mesin pertanian, sistem brigade pertanian, serta perbaikan jaringan irigasi.


Ia juga mengungkapkan potensi besar komoditas kelapa yang dimiliki Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil kunjungannya ke Tiongkok, permintaan terhadap berbagai produk turunan kelapa seperti air kelapa, santan, dan serat kelapa terus meningkat di pasar internasional.


Karena itu, Pemerintah Provinsi terus mendorong masuknya investasi industri pengolahan kelapa agar dapat memberikan nilai tambah bagi petani dan meningkatkan perekonomian daerah.


“Pembangunan ke depan bukan lagi soal infrastruktur semata, tetapi bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan dan kesehatan,” kata Gubernur.


Sementara itu, Ketua Panitia, Wadoyan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah beserta jajaran Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.


Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat Tinombala Raya, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Tinombala dengan Ibu Kota Kecamatan Ongka Malino.


Menurutnya, kehadiran langsung Gubernur menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.


“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong atas perhatian, bantuan, dan pendampingan yang selama ini diberikan kepada masyarakat Tinombala Raya. Semoga kunjungan ini membawa berkah dan kemajuan bagi daerah kami,”pungkasnya.


Turut hadir Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, S.Pd, para Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong,Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah ataupun Kabupaten Parigi Moutong, Para Camat Kabupaten Parigi Moutong maupun Anggota BPD desa Tinombala, serta para Kepala desa dan toko adat dan tokoh Masyarakat Kota raya Desa tinombala kecamatan. Ongka malino stekholder terkait.


*Biro Administrasi Pimpinan

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini